Osteoporosis

 

Osteoporosis sering disebut sebagai ‘penyakit diam’ karena ia menyelinap ke tulang Anda tanpa menyadarinya. Biasanya ada tanda-tanda peringatan atau tidak sampai tulang Anda tiba-tiba patah.

Apa itu Osteoporosis?

Osteoporosis bukan bagian dari proses penuaan alami. Meskipun penuaan menyebabkan penurunan kepadatan tulang, osteoporosis adalah suatu kondisi yang menyebabkan hilangnya kepadatan tulang. Komplikasi utama yang terkait dengan osteoporosis adalah meningkatnya risiko keropos tulang.

Apa yang terjadi setelah patah tulang?

Pasien dengan patah tulang osteoporosis mungkin mengalami banyak cacat fisik, termasuk kehilangan kemandirian. Ketika ada patah tulang, terutama di pinggul, tulang belakang atau pergelangan tangan, itu dapat mengurangi atau mengganggu kemampuan seseorang untuk bergerak dan merawat diri sendiri.

Bagaimana saya tahu jika saya berisiko terkena osteoporosis?

Mendapatkan tes kepadatan tulang adalah alat skrining yang paling efektif. Tes ini, yang disebut DEXA (Absorptiometry X-ray scan), adalah jenis sinar-X yang menggunakan 2 sinar-X tingkat rendah untuk memeriksa tulang. Meskipun ini adalah prosedur yang aman, itu tidak bisa dilakukan selama kehamilan.

Siapa yang harus mendapatkan pemindaian kepadatan tulang?

Osteoporosis menargetkan wanita lebih sering daripada pria, dan lebih sering terjadi setelah menopause dan dengan bertambahnya usia. Tes kepadatan tulang harus dilakukan untuk wanita yang telah mengalami menopause dan berusia 65 tahun. Pria atau wanita yang berusia kurang dari 65 tahun yang memiliki satu atau lebih faktor risiko patah tulang juga harus menjalani pemindaian:

Riwayat patah tulang (trauma atau trauma rendah) pada orang tua atau orang tua (mis.,Patah / patah setelah jatuh dari ketinggian berdiri atau kurang Penggunaan alkohol secara berlebihan (tiga botol atau lebih per hari)

Gangguan yang berkaitan dengan osteoporosis, seperti diabetes, hiphiroidisme yang tidak diobati, hiperparatiroidisme, menopause dini, malnutrisi kronis atau malabsorpsi, atau penyakit hati kronisPasien mungkin perlu menjalani pemeriksaan dekat dari tes kepadatan tulang mereka setelah beberapa tahun, tergantung pada hasil tes pertama.Penggunaan pemeriksaan pencegahan untuk osteoporosis rendah, karena banyak wanita masih tidak menyadari risiko penurunan kepadatan tulang. Wanita berusia 65 tahun ke atas harus menerima pemeriksaan osteoporosis untuk mengurangi risiko patah tulang. Banyak manfaat skrining dini. Yang paling penting, deteksi dini osteoporosis dapat mengurangi biaya emosional dan finansial dengan imbalan kualitas hidup yang lebih baik.Pria dan wanita dari segala usia perlu menjaga diri mereka sendiri. Menjadi sehat adalah komitmen seumur hidup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *